Malawapati

Tim UNESCO Global Geopark Gali Potensi Objek Wisata Geologi Bojonegoro

Malawapati MalawapatiWisata & Kuliner
Tim UNESCO Global Geopark Gali Potensi Objek Wisata Geologi BojonegoroVice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp di Muesum 13 SDN Panjunan, Minggu (18/1). Foto : dok./ Rinna H.

malawapati.com - Kunjungan Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp ke Bojonegoro adalah untuk menilai kelayakan potensi Geopark Bojonegoro menuju ke pengakuan UNESCO Global Geopark (UGGp).

Minggu (18/1), beberapa objek wisata geologi di Kabupaten Bojonegoro didatangi oleh Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp. Pakar geologi asal Malaysia ini mengapresiasi kekayaan geologi Kabupaten Bojonegoro.

Diawali datang ke Agrowisata Belimbing Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu. Disini, Prof. Ibrahim menyoroti bagaimana masyarakat setempat berhasil beradaptasi dengan kawasan yang dulu dianggap "langganan banjir" kini berubah menjadi motor ekonomi warga. Ia menilai pengelolaan yang baik untuk kemandirian petani sehingga mampu meningkatkan taraf hidup melalui hilirisasi produk belimbing.

Kunjungan Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp saat di Kebun Blimbing Desa Ngringinrejo Kecamatan kalitidu, Minggu (19/1). Foto : dok./ Rinna H. 
Kunjungan Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp saat di Kebun Blimbing Desa Ngringinrejo Kecamatan kalitidu, Minggu (19/1). Foto : dok./ Rinna H. 

"Kebun ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan laboratorium alam bagi siswa dan peneliti untuk mempelajari ketahanan pangan berbasis lingkungan (agro-geology)," ucap Prof. Ibrahim Komo, Minggu (18/1).

Tim UNESCO Global Geopark kemudian mengunjungi Museum 13 yang bertempat di komplek SDN II Panjunan Kecamatan Kalitidu. Prof Ibrahim memberikan perhatian khusus pada aspek administrasi dan dokumentasi sejarah. Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah Geopark terletak pada legalitas administratif yang kuat.

Keberadaan Museum 13 ini menjadi bukti bahwa Bojonegoro serius mengelola warisan geologinya secara profesional. Dokumen dan artefak yang tersimpan menjadi dasar ilmiah yang mengokohkan posisi Bojonegoro dalam jejaring dunia.

Kunjungan Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp ke Texax Wonocolo, Minggu (18/1). Foto : dok./ Rinna H. 
Kunjungan Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp ke Texax Wonocolo, Minggu (18/1). Foto : dok./ Rinna H. 

Tim ahli juga mengunjungi kawasan wilayah utara Bojonegoro, mencakup Antiklin Kawengan dan Texas Wonocolo yang menunjukkan keunikan struktur bumi dan sejarah pertambangan minyak tradisional yang otentik.

"Kami juga melihat potensi besar pada kerajinan kayu jati sebagai produk unggulan yang mendukung ekonomi sirkular bagi masyarakat sekitar hutan," pungkasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (17/1) malam, tim UGGp mengunjungi Kayangan Api yang berada di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem. Kunjungan UGGp ini memberikan pengalaman visual maksimal terhadap fenomena api abadi Kayangan Api yang keluar dari perut bumi.

·       Penulis   Rinna H.

·       Editor     Moh. Junni