Malawapati

Seorang Ibu Asal Blora Menyeburkan diri di Jembatan Sungai Bengawan Solo, Jenasah Korban Ditemukan Tim SAR Gabungan

Malawapati MalawapatiPeristiwa
Seorang Ibu Asal Blora Menyeburkan diri di Jembatan Sungai Bengawan Solo, Jenasah Korban Ditemukan Tim SAR GabunganTim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (18/7). Foto : dok./ Rinna H.

malawapati.com - Diduga mengalami depresi karena memiliki riwayat penyakit yang tak kunjung sembuh, seorang ibu asal warga Blora Jawa Tengah terjun menyeburkan diri ke Sungai Bengawan Solo, Jum’at (17/7) pukul 13.25 WIB.

Upaya pencarian korban dilakukan oleh Tim SAR gabungan sejak kemarin pukul 15.55 WIB dengan melakukan penyisiran lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lokasi kejadian di Jembatan Sungai Bengawan Solo Desa Dengok Kecamatan Padangan, Bojonegoro.

Diketahui bahwa informasi bermula dari Polsek Padangan yang menerima laporan dari masyarakat bahwa terjadi orang tenggelam, yang diduga korban menyeburkan diri dari jembatan perbatasan Bojonegoro-Cepu Blora Jawa Tengah.

Korban melakukan tindakan tersebut diduga akibat depresi sakit yang tidak kunjung sembuh. Kendaraan korban ditinggalkan tergelatak di tepi jembatan dengan sandal japitnya.

TKP peristiwa naas seorang ibu asal Cepu Blora, Jawa tengah, diduga depresi karena sakit tak kunjung sembuh dengan melompat dari Jembatan Sungai Bengawan Solo Desa Dengok Kecamatan Padangan, Bojonegoro Jawa Timur. Foto : dok./ rinna H.
TKP peristiwa naas seorang ibu asal Cepu Blora, Jawa tengah, diduga depresi karena sakit tak kunjung sembuh dengan melompat dari Jembatan Sungai Bengawan Solo Desa Dengok Kecamatan Padangan, Bojonegoro Jawa Timur. Foto : dok./ rinna H.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Heru Wicaksi, S.STP., M.M., menjelaskan dalam rilisnya, pada hari ini tim personal berangkat melakukan pencarian dimulai pukul 07.00 WIB di TKP. 

“Pukul 07.40 WIB personil tiba dilokasi kejadian dan langsung melaksanakan pencarian bersama Tim SAR Gabungan,” terang Heru.

Akhirnya hasil pencarian hari ini oleh Tim SAR Gabungan menemukan jenasah korban sekitar pukul 10.30 WIB di titik lokasi kejadian.

Terungkap identitas korban adalah bernama Yatni (53), tercatat sebagai warga DusunTegalrejo Barat RT 04 RW 14 Desa Cepu Kecamatan Cepu, Blora Jawa Tengah.

Hasil pemeriksaan medis ciri-ciri korban memiliki rambut hitam dengan potongan pendek dan ia memakai baju daster warna kuning.

“ Untuk saat ini survivor di bawa kerumah duka untuk dalakukan pemakaman oleh pihak keluarga,” pungkasnya.

Unsur yang terlibat dalam penanganan korban tenggelam meliputi BPBD Bojonegoro, Basarnas, BPBD Blora, Satpol PP, TNI- POLRI dan Tim SAR gabungan.

·         Penulis         Rinna H.

·         Editor            Moh. Junni.