Malawapati

Sejumlah Penjual Serabi di Kecamatan Kota Bojonegoro Terima Bantuan Gerobak Dari Pemkab

Malawapati MalawapatiEkbis & UMKM
Sejumlah Penjual Serabi di Kecamatan Kota Bojonegoro Terima Bantuan Gerobak Dari PemkabWabup Bojonegoro Nurul Azizah saat memberikan sambutan saat kegiatan penyerahan bantuan gerobak pada penjual serabi di Pendopo Kecamatan Bojonegoro Kota, Selasa (30/6). foto : propim/ Rinna H.

malawapati.com - Untuk mendorong pelaku usaha kecil tumbuh berkembang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membagikan gerobak kepada sejumlah penjual serabi di wilayah Kecamatan Kota.

Bantuan tersebut disalurkan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM), Selasa (30/6), yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, di Kabupaten Bojonegoro. Di Pendopo Kecamatan Kota.

Nampak dalam kegiatan serah terima bantuan tersebut, wajah-wajah ceria tersirat dari para pedagang serabi saat menerima bantuan gerobak dari Pemkab Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan bahwa pemberian bantuan gerobak ini sejalan dengan tagline Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

Menurutnya, para penjual serabi ini memiliki peran penting dalam geliat perekonomian di daerah. Untuk itu perlunya dukungan pengembangan untuk mewadahi potensi serabi yang merupakan jajan khas tradisional yang turun temurun bagian warisan bidaya.

Program bantuan gerobak serabi ini terinisiasi dari Kelurahan Kepatihan yang kini mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

"Kedepan akan ada kontes serabi. Harapannya kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang mampu menarik masyarakat untuk datang ke Bojonegoro,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab akan mendukung setiap pengembangan yang mampu menghadirkan banyak pengunjung.

”Ini wujud pemerintah hadir agar dagangannya laris, hidupnya berkah dan barokah," tambah Wabup Nurul Azizah.

Sejumlah penjual serabi yang menerima bantuan gerobak dari pemkab Bojonegoro, Selasa (30/6). Foto : propim/ rinna H.
Sejumlah penjual serabi yang menerima bantuan gerobak dari pemkab Bojonegoro, Selasa (30/6). Foto : propim/ rinna H.

Bantuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Bojonegoro dalam mendukung pelaku usaha mikro agar semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan.

Satu per satu penerima bantuan tampak sumringah saat menerima gerobak baru yang akan digunakan untuk berjualan. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar sarana berdagang, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan usaha yang telah menjadi sumber penghidupan keluarga.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Ahmadi, menambahkan bahwa bantuan gerobak diberikan kepada sembilan pedagang serabi sebagai tindak lanjut komitmen yang disampaikan Wakil Bupati saat kegiatan Umbul Dungo di Kelurahan Kepatihan.

"Alhamdulillah, hari ini janji tersebut dapat ditepati. Semoga bantuan gerobak ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan usaha para pelaku UMKM," ungkapnya.

Ahmadi juga menyampaikan bahwa Serabi Bojonegoro telah memperoleh Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kedepan, festival serabi akan kembali digelar dengan melibatkan lebih banyak pedagang sehingga semakin memperkuat identitas kuliner khas Bojonegoro.

“Meskipun serabi banyak dijumpai di berbagai daerah, Serabi Bojonegoro memiliki kekhasan tersendiri,” tandasnya.

Kebahagiaan turut dirasakan Kasmin, pedagang serabi asal Kelurahan Kepatihan yang menjadi salah satu penerima bantuan. Selama tujuh tahun terakhir ia berjualan di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan SD Katolik Bojonegoro, mulai pukul 16.00 WIB setiap hari.

Ia mengaku sebelumnya hanya menggunakan meja sederhana untuk berjualan. Dengan gerobak baru yang diterimanya, dagangan dapat ditata lebih rapi dan menarik perhatian pembeli.

"Alhamdulillah. Dulu jualannya di meja, kalau pakai gerobak ini bisa dipajang," ujar Kasmin dengan penuh syukur.

Kasmin mengungkapkan, setiap hari ia mengolah sekitar lima kilogram adonan serabi, sedangkan pada malam Minggu mencapai 7 kilogram. Serabi yang dijual dibanderol sekitar Rp6.000 per porsi. Ia juga sebelumnya telah mengikuti festival serabi yang diselenggarakan Kelurahan Kepatihan.

Melalui bantuan gerobak ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap para pedagang serabi semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya, sekaligus memperkuat eksistensi Serabi Bojonegoro sebagai salah satu kuliner khas yang menjadi kebanggaan daerah.

·         Penulis         Rinna H.

·         Editor            Moh. Junni.