Sehat, Bahagia, dan Aktif: Manfaat Aktivitas Seni dan Olahraga
Para ahli berpendapat tentang bagaimana anak-anak dapat memperoleh manfaat dari kegiatan ekstrakurikuler ini
malawapati.com - Cara anak-anak menghabiskan waktu ekstrakurikuler mereka lebih penting dari sebelumnya. Melibatkan anak-anak dalam seni dan olahraga menawarkan pelepasan yang sangat dibutuhkan, koneksi sosial, dan alat perkembangan yang penting.
Berikut pendapat dari para ahli tentang bagaimana seni dan olahraga membantu membentuk otak anak-anak dan apa yang dapat kita lakukan untuk membantu mereka menggunakan waktu ekstrakurikuler dengan cara yang sehat, dikutip dari parentmap.com.
Seni memiliki efek menenangkan
“Seni membenamkan kita dalam momen tersebut,” kata Alyssa Navapanich, Pendidik Seni Sekolah Dasar Terbaik California dan guru AMP (seni, musik, pendidikan jasmani) Lemon Grove. Navapanich mengajarkan kepada murid-muridnya bahwa tidak ada kesalahan dalam seni. Dia mendorong fokus pada proses daripada produk, yang mengurangi tekanan untuk menciptakan kesempurnaan.
“Saya suka membangun rasa ketahanan pada murid-murid saya,” kata Navapanich. “Ketika mereka merasa telah membuat ‘kesalahan,’ saya mendorong mereka untuk fokus kembali, melihat kreasi mereka secara berbeda, dan menciptakan kembali ide mereka. Buku bergambar “Beautiful Oops” karya Barney Saltzberg adalah alat yang bagus untuk mengajarkan konsep ini.”
Dokter anak dari Children’s Physicians Medical Group (CPMG), Dr. Rachel Gianfortune, setuju, “Kemampuan untuk mengekspresikan diri melalui berbagai jenis seni membantu anak-anak memproses emosi dan melatih otot otak dengan cara baru.”
Seni menghubungkan orang
Menurut American Academy of Pediatrics, kesejahteraan emosional anggota keluarga yang sama sangat terkait erat — dan ketenangan orang tua sangat penting bagi anak-anak di saat krisis. Menciptakan karya seni bersama adalah cara yang bagus untuk terhubung dengan anak-anak.
Aktivitas fisik meningkatkan kesehatan mental
Banyak penelitian telah membuktikan bahwa aktivitas fisik harian meningkatkan kesehatan mental dengan meningkatkan serotonin, salah satu zat kimia bahagia di otak.
“Memberi anak-anak istirahat dari kegiatan akademik dan menjauh dari media sosial dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengelola stres,” kata Gianfortune.
Aktivitas fisik juga membantu anak-anak mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri dan mengatasi emosi, karena merangsang otak dengan berbagai cara.
Pilihan untuk tetap aktif di luar olahraga tim:
· Menendang bola sepak
· Mendaki dan berjalan kaki
· Senam
· Pelajaran tari
· Mengendarai sepeda dan skuter
· Golf
· Tenis
· Melempar bola bisbol atau softball
· Latihan memukul
· Perburuan harta karun
Jangan meremehkan manfaat musik sebagai bentuk seni — kegiatan ekstrakurikuler lain yang patut diperhatikan untuk anak-anak.
Musik mengembangkan pikiran anak-anak
“Musik adalah alat pembelajaran yang ampuh yang merangsang pola dan ingatan otak,” kata dokter anak CPMG, Dr. Gina Rosenfeld. Jika anak-anak terlalu kecil untuk pelajaran instrumental, Rosenfeld mendorong anak-anak kecil untuk bernyanyi guna membantu melatih otak.
Seni dan olahraga meningkatkan keberhasilan akademis
Menciptakan karya seni dan terlibat dalam proyek-proyek artistik melatih banyak area otak, termasuk berpikir kritis, pemecahan masalah, dan hubungan spasial.
“Anak-anak yang terlibat dan terpapar seni cenderung lebih kreatif, ekspresif, dan seringkali lebih percaya diri,” kata Gianfortune. “Karakteristik tersebut berkontribusi pada peningkatan prestasi akademis dan kesehatan mental yang lebih baik.”
Anak-anak yang berpartisipasi dalam tim olahraga mengembangkan ketangguhan, yang dapat diterjemahkan menjadi kerja keras dalam bidang akademis dan peningkatan keterampilan kepemimpinan, menurut Gianfortune.
Ide untuk menciptakan karya seni
· Melukis bersama Bob Ross, instruktur seni populer di YouTube.
· Menulis dan mengilustrasikan buku komik bersama teman.
· Menulis cerita dan membacanya dengan lantang dalam video untuk dibagikan kepada teman-teman.
Terlibat dalam seni musik
· Mengikuti les — vokal, paduan suara, instrumen.
· Menciptakan ritme dengan barang-barang di rumah. Kamu dapat membuat versi sederhana dari marakas, rainstick, dan drum. Temukan inspirasi di Pinterest.
· Dengarkan podcast seperti Classics for Kids.
· Editor : Moh. Junni