Malawapati

Puluhan Gapoktan Bojonegoro Terima Bantuan Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman

Malawapati MalawapatiPertanian & Peternakan
Puluhan Gapoktan Bojonegoro Terima Bantuan Sarana Prasarana dan Perlindungan TanamanBupati Bojonegoro Setyo Wahono menyerahkan sejumlah bantuan berkaiatn dengan pertanian ke Gapoktan di Bojonegoro, Rabu (22/7). Foto : prokopim / Rinna H.

malawapati.com - Untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat, 99 kelompok tani atau Gabungan Kelompok Tani menerima bantuan dari Pemkab Bojonegoro. Bantuan tersebut berupa pembinaan sekaligus penyerahan bantuan sarana prasarana dan perlindungan tanaman.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan penyerahan bantuan secara simbolis di Aula DKPP, Rabu (22/7).

Bupati Wahono mengatakan bahwa perwujudan perhatian Pemkab melalui bantuan tersebut merupakan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sehingga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani di Bojonegoro.

”Bantuan ini adalah sebagai upaya untuk mencapai swasembada pangan serta mendukung program ketersediaan akses dan konsumsi pangan berkualitas,” tutur Bupati Wahono.

Sumber dana bantuan yang digulirkan meliputi bantuan irigasi perpompaan dari dana APBN. Dengan adanya bantuan ini maka diharapkan menjadi solusi petani saat musim kemarau akan mampu meningkatkan ketersediaan air pada lahan pertanian.

Ia juga berpesan pada penerima bantuan agar bisa memanfaatkan sebaik mungkin dengan merawat sehingga bisa berlangsung ke jangka panjang. Dan antar anggota bisa saling dukung dengan rukun dalam mengelola, supaya dapat memberikan manfaat kepada semuanya dan lebih maksimal.

”Saya berharap sinergi Gapoktan dengan Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian yang ke dua kolaborasi dan kekompakan dalam mempergunakan alat yang sudah di berikan, "karena tentu kita ingin Bojonegoro menjadi lumbung pangan Nasional, tidak hanya untuk Jawa Timur," tutur Bupati Wahono.

Bupati Wahono juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya memberikan ketersediaan embung se banyak-banyaknya sehingga air yang tercukupi di sawah dan tidak kekurangan air.

”Kita maksimal betul untuk urusan air dengan harapan tidak lagi jadi pembahasan atau permasalahan dalam musim tanam,” tandasnya.

Dikesempatan itu juga diserahkan bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), bersumber dari APBD Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur. Dengan premi ini, petani mendapatkan jaminan ganti rugi akibat dampak bencana meliputi banjir, kekeringan, maupun serangan hama dan penyakit.

Bupati Wahono juga menyerahkan secara simbolis bantuan Pupuk NPK Non Subsidi untuk tembakau yang bersumber pada dana APBD Kabupaten. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung produktivitas dan kualitas hasil tembakau petani

Untuk sarana prasarana diserahkan juga ke Gapoktan yaitu alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa Combine Harvester Besar dan Traktor Roda 4, bersumber dari dana APBN, untuk mempercepat proses olah tanah, tanam, dan panen.

Penyerahan bantuan yang berumber anggaran tahun 2026, ini khusus untuk  kelompok tani maupun gabungan kelompok tani. Peserta yang datang mengambil bantuan tersebut meliputi Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Bojonegoro, Koordinator BPP dan Penyuluh Lapangan, Ketua Poktan / Gapoktan Penerima Bantuan.

·         Penulis         Rinna H.

·         Editor            Moh. Junni.