Malawapati

Pejabat Lima OPD Definitif Berwajah Baru Dilantik Bupati Wahono

Malawapati MalawapatiPemerintahan
Pejabat Lima OPD Definitif Berwajah Baru Dilantik Bupati WahonoSuasana pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan di Ruang Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Selasa (7/7). Foto : Propim/ Rinna H.

malawapati.com - Akhirnya Bupati Bojonegoro Setyo Wahono melantik mengambil sumpah janji pejabat lima OPD (Organisasi Perangkat Daerah) definitif Pemkab Bojonegoro yang selama ini kosong telah terisi dengan wajah-wajah baru.

Pengangkatan ke lima pejabat OPD tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 821.2/0109/412.301/2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Pelantikan dilaksanakan di Ruang Angling Dharma gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (7/7), untuk penyegaran birokrasi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sebanayak 195 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala Sekolah, dan Jabatan Fungsional Tertentu ikutserta dilantik dan disumpah oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadiri pula Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Sekretaris Daerah Edi Susanto, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Lima pejabat OPD tersebut adalah Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) dijabat oleh Dilli Tri Wibowo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dijabat Arif Afandy, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro dijabat Moh.Akhmadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dijabat oleh Heru Wicaksi, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dijabat Laela Nor Aeny. 

Bupati Setyo Wahono mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dilantik. Ia meminta bahwa pelantikan bukan sekadar proses administratif ataupun jenjang karir, melainkan momentum untuk meneguhkan amanah, memperkuat komitmen pengabdian, serta memulai tanggung jawab baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Jabatan adalah sebuah kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, profesionalisme, serta dedikasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar setiap kebijakan dan penganggaran yang dilakukan pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap program harus dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar melanjutkan kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Setiap rupiah yang dianggarkan harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan hanya melanjutkan kebiasaan lama, tetapi pastikan setiap kebijakan benar-benar menghadirkan manfaat," tegasnya.

Kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati meminta agar mampu berpikir visioner, menjadi penggerak organisasi, serta menerjemahkan visi kepala daerah ke dalam program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, para pimpinan perangkat daerah juga diharapkan mampu membangun kerja sama yang solid, mengambil keputusan secara cepat dan tepat, serta menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.

Sementara itu, kepada pejabat administrator dan pengawas, Bupati berpesan agar memperkuat efektivitas birokrasi melalui pengawasan yang optimal, tertib administrasi, serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Perhatian khusus juga diberikan kepada para kepala sekolah yang baru dilantik. Bupati menegaskan bahwa kepala sekolah memegang peran penting dalam mencetak generasi Bojonegoro yang unggul, berkarakter, dan memiliki integritas. Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya bertugas meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam membangun etika, moral, dan karakter.

"Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, saya berharap para kepala sekolah mampu membimbing peserta didik agar memanfaatkan teknologi secara bijak sesuai dengan norma dan usia mereka. Masa depan generasi Bojonegoro ada di tangan Bapak dan Ibu semua," ungkapnya.

Kepada pejabat fungsional, Bupati meminta agar terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sesuai bidang masing-masing sehingga mampu memberikan kontribusi yang bernilai tambah bagi organisasi maupun masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang baru, menjaga integritas, loyalitas, serta netralitas sebagai aparatur sipil negara. Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi, kolaborasi, sinergi, dan inovasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

"Masyarakat Bojonegoro menaruh harapan besar kepada seluruh aparatur pemerintah. Karena itu bekerjalah dengan penuh dedikasi, cepat, tepat, berorientasi pada hasil, serta hadirkan pelayanan terbaik demi terwujudnya Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan," pungkasnya.

·         Penulis         Rinna H.

·         Editor            Moh. Junni.