Malawapati

Komisi B DPRD Bojonegoro : BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri Jadi Offtaker Hasil Panen Petani

Malawapati MalawapatiPertanian & Peternakan
Komisi B DPRD Bojonegoro : BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri Jadi Offtaker Hasil Panen PetaniKomisi B DPRD Bojonegoro kunker di BUMD Pangan Mandiri, Rabu (6/5). Foto : dok./Rinna H.

malawapati .com - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro Pangan Mandiri, Rabu (6/5), dengan agenda koordinasi program kerja dan sosialisasi kemitraan.

Usai kunker, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi meminta BUMD Pangan Mandiri memperkuat ekosistem pertanian di wilayah Bojonegoro dengan berperan menjadi offtaker atas hasil panen petani.

“BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri ini kita harapkan tidak hanya menjadi entitas bisnis semata, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi bagi persoalan petani di Bojonegoro,” ujarnya.

Ia ungkapkan alasan penekanan pada peran offtaker disebabkan persoalan utama petani yang sering muncul selama ini adalah harga yang tidak stabil, terutama saat panen raya. Untuk itu, BUMD harus mengambil peran, menjadi offtaker yang mampu menyerap hasil panen dengan harga yang layak dan memberikan kepastian pasar.

“Kami di DPRD tentu mendukung penuh keberadaan BUMD ini, namun dukungan tersebut harus diiringi dengan kinerja yang profesional, tata kelola yang baik, serta target yang jelas dan terukur,” tandasnya.

Dukungan yang diberikan oleh wakil rakyat adalah dengan menyuntik penyertaan modal dasar sebesar 12,5 M. jumlah tersebut setengah dari modal dasar yang ditetapkan melalui perda.

Dengan modal dasar yang dinilai tidak kecil diharapakan akan menjadi peran aktif Pemkab Bojonegoro melalui BUMD Pangan Mandiri akan menjadi mimpi nyata bagi petani Bojonegoro mendapatkan harga yang sesuai dan akan mewujudkan kemakmuran yang membahagiakan.

 Hari ini dalam rapat koordinasi juga hadir perwakilan gapoktan,koperasi desa merah putih, pelaku UMKM dibidang pengan dan juga KTNA, bersama elemen-elemen usaha ditingkat desa/kecamatan/kabupaten.

Ia bersama Komisi B DPRD Bojonegoro berharap, BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri mampu membangun ekosistem tata niaga pertanian yang lebih kuat, mulai dari hulu hingga hilir. Sehingga tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah terutama pertumbuhan ekonomi di Bojonegoro.

·         Penulis         Rinna H.

·         Editor            Moh. Junni