Malawapati

HIMPAUDI Bojonegoro Gelar Workshop Menulis Buku Cerita Bergambar Untuk Pendidik

Malawapati MalawapatiPendidikan
HIMPAUDI Bojonegoro Gelar Workshop Menulis Buku Cerita Bergambar Untuk PendidikBunda PAUD Kabupaten Cantika Wahono dan Wabup Bojonegoro Nurul Azizah bersama balita usia PAUD dalam kegiatan workshop. Foto : dok./ Rinna H.

malawapati.com - Anak usia dini adalah usia emas dalam pembentukan karakter manusia. Era digital saat ini tuntutan para pendidik cukup tinggi dalam memajukan pendidikan, karena itu Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro menggelar Workshop Menulis Buku Cerita Bergambar.

Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono mengapresiasi komitmen HIMPAUDI yang terus menunjukkan dedikasi memajukan pendidikan anak usia. Masa usia dini merupakan masa emas yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan sehingga sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat.

"Saya berharap melalui pelatihan ini lahir banyak karya terbaik dari para pendidik PAUD Bojonegoro yang dapat memperkaya bahan bacaan anak-anak sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini," ujarnya.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menambahkan bahwa kolaborasi antara HIMPAUDI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi langkah strategis dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Termasuk kegiatan penandatanganan nota kesepahaman bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro terkait pelayanan administrasi kependudukan bagi anak usia dini.

Ia juga mengungkapkan pembangunan daerah di bidang pendidikan adalah menurunkan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Upaya tersebut tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan saja, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tenaga pendidik PAUD.

"Anak yang tidak sekolah tidak bisa ditangani oleh Dinas Pendidikan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh tenaga pendidik agar mereka dapat kembali memperoleh haknya untuk mengenyam pendidikan," tuturnya.

Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro Siti Eriwiyati mengatakan bahwa kepengurusan HIMPAUDI terus berupaya memperkuat organisasi secara bertahap. Mulai dari penguatan internal organisasi, kemudian peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai workshop dan pelatihan. 

Seperti yang dilaksanakan pada Sabtu (25/7) kemarin, di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro. Dengan mengusung tema "Sinergi HIMPAUDI Wujudkan Kepemimpinan yang Transformatif dan Adaptif Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan".

”HIMPAUDI Bojonegoro juga aktif memperjuangkan pengakuan pendidik PAUD sebagai guru melalui penyampaian aspirasi kepada pemerintah pusat,” terangnya.

HIMPAUDI Bojonegoro juga meraih penghargaan sebagai organisasi dengan tata kelola terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2025 dan kembali masuk lima besar organisasi dengan sinergi terbaik bersama pemerintah daerah pada 2026.

HIMPAUDI Bojonegoro juga melakukan penguatan kolaborasi lintas sektor. Hal itu diwujudkan melalui kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro serta komitmen mendukung gerakan literasi dengan menyumbangkan 1.000 buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro tentang pelayanan administrasi kependudukan dalam lingkup tugas Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini.

Hadir Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Ketua PW HIMPAUDI Jawa Timur, kepala perangkat daerah terkait, serta tamu undangan lainnya.

·         Penulis         Rinna H.

·         Editor            Moh. Junni.