Malawapati

Daffa Bocah Ahli Mekanik Ditantang Wabup Bojonegoro Merakit Sepeda Listrik

Malawapati MalawapatiPendidikan
Daffa Bocah Ahli Mekanik Ditantang Wabup Bojonegoro Merakit Sepeda ListrikWabup Bojonegoro Nurul Azizah kunjungan ke rumah Daffa di Desa growok Kecamatan Dander. Foto : Rinna H.

malawapati.com - Untuk memberikan dukungan terhadap Daffa Ardian Pratama, bocah yang viral ahli mekanik, didatangi Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Jawa Timur, Nurul Azizah, Senin (13/4), dengan menerima fasilitasi asesmen dan tantangan merakit sepeda listrik.

Kunjungan Wabup tersebut, diawali ke SDN 1 Dander tempat sekolah Daffa mengenyam pendidikan dasar yang kemudian dilanjutkan ke kediaman orang tua Daffa.

Kedatangan Wabup Nurul Azizah ke SDN 1 Dander disambut kehebohan para pelajar cilik. Mereka berebut menyodorkan kertas meminta tanda tangan perempuan santun dan ramah tersebut.

Kendati, interaksi kemudian diteruskan ke rumah Daffa. Sebab Daffa memerlukan kenyamanan dan pengikat perhatian atas minatnya terhadap peralatan elektronik. Ketika ketersambungan itu terjadi, percakapan berlangsung cukup intens.

Wabup Nurul gendong Daffa saat di sekolah, Senin (`3/4). Foto : Rinna H.
Wabup Nurul gendong Daffa saat di sekolah, Senin (`3/4). Foto : Rinna H.

Daffa terlihat antusias menjawab sejumlah pertanyaan dari Nurul Azizah ketika sudah asyik bermain menelusuri komponen komputer pribadi. Percakapan terus berlangsung hingga kemudian Nurul Azizah memberikan hadiah berupa fasilitasi merakit sepeda listrik.

Hadiah untuk dapat merakit sepeda listrik dimaksud merupakan titipan dari Bupati Setyo Wahono. Ini merupakan apresiasi sekaligus dukungan Pemkab Bojonegoro atas keinginan Daffa. Sebab bocah berusia 9 tahun 8 bulan berminat merakit sepeda listrik.

"Nanti kalau sepeda listriknya sudah selesai dirakit, bupati berpesan agar dipamerkan di pemkab," kata Wabup Nurul Azizah kepada Suarabanyuurip.com dalam wawancara cegat.

Selain itu, kata perempuan asli Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander ini menyerap aspirasi orang tua Daffa. Yaitu ada asesmen atas kemapuan Daffa. Untuk itu, Nurul Azizah meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) agar memfasilitasi keinginan tersebut.

Setelah asemen, barulah nantinya dapat diketahui potensi Daffa dan langkah apa saja yang semestinya dilakukan terhadap bakat dan minat yang ada pada diri Daffa. Termasuk pola pembelajaran dan pola asuh yang pas. Tujuannya agar tidak menghambat potensi Daffa.

"Untuk asesmen ke psikolog (pada anak) yang tumbuh kembang ini kebetulan di Bojonegoro belum ada, kemarin kami cari informasi yang ada di Malang dan Surabaya, nanti kami bawa Daffa ke sana," sambung Kadisdik Anwar Mukhtadlo.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ninik Sumiati menambahkan, bahwa tumbuh kembang Daffa juga memerlukan pantauan dari sisi kesehatan. Sepintas, Ninik melihat postur tubuh Daffa kurus. Tetapi informasi dari orang tua Daffa diperoleh bahwa Daffa makannya banyak.

Wabup Nurul serahkan dana untuk Daffa merakit sepeda listrik, Senin (13/4). Foto : Rinna H.
Wabup Nurul serahkan dana untuk Daffa merakit sepeda listrik, Senin (13/4). Foto : Rinna H.

"Mungkin (energinya) terporsir ke otak, karena dia terus menerus berpikir, karena anak ini kreatif sekali, nanti melalui cek kesehatan gratis anak sekolah, akan kami pantau secara lengkap dan disinergikan dengan hasil tes psikolgi," tandas Ninik.

·       Penulis   Rinna H.

·       Editor     Moh. Junni