Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho Hilang Diduga Tenggelam
malawapati.com - Warga Dusun Payaman, Desa Payaman Kecamatan Ngraho, Bojonegoro bernama Muhadi (31), Selasa malam (23/06) sekitar pukul 22.30 WIB dilaporkan hilang di Pinggiran Sungai Bengawasan Solo desa setempat diduga tenggelam.
Sebelum dikabarkan tenggelam, korban bersama seorang temannya sedang mencari ikan di aliran Sungai Bengawan Solo, namun tiba-tiba teman korban tidak melihat keberadaan korban. Diduga, korban terpeleset sehingga tenggelam di Sungai Bengawan Solo.
Sejak dilaporkan tenggelam, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro langsung melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan.
Kapolsek Ngraho, Polres Bojonegoro Inspektur Satu (Iptu) Sutaryanto, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait adanya orang tenggelam di Sungai Bengawan Solo turut Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa malam (23/06/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Menurut Kapolsek, korban bernama Muhadi (31), warga Dusun Payaman, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.
“Korban dilaporkan tenggelam pada saat mencari ikan. Saat ini Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian.” kata Kapolsek Iptu Sutaryanto.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, melalui siaran pers menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Payaman, Kecamatan Ngraho, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga saat ini korban belum ditemukan.
“Info dari Pemdes Payaman, Kecamatan Ngraho, telah terjadi orang tenggelam di Sungai Bengawan Solo atas nama Muhadi,” kata Heru Wicaksi.
Menurut Heru, kronologi kejadian tersebut bermula pada Selasa (23/06/2026) sekitatr pukul 22.00 WIB, korban bersama seorang temannya sedang mencari ikan di aliran Sungai Bengawan Solo, namun sekitar ppukul 23.15 WIB, teman korban tidak melihat keberadaan korban.
“Diduga korban terpeleset sehingga tenggelam di Sungai Bengawan Solo.” kata Heru Wicaksi.
Masih menurut Heru bahwa sejak dilaporkan tenggelam, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro langsung melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga saat ini, korban belum ditemukan.
“Untuk saat ini masih dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan,” tutur Heru Wicaksi.
· Penulis : Rinna H.
· Editor : Moh. Junni.