Bupati Setyo Wahono Ajak Media Massa Berkolaborasi Bangun Bojonegoro Dari Berbagai Potensi
malawapati.com - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono membuka kran komunikasi terbuka dengan media massa dengan menggelar Gathering Sinergitas Media, di Pendopo Malowopati, Rabu (22/7) malam.
Kali ini bertajuk ” Komunikasi Publik yang Adaptif di Era Digital : Membangun Kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah”. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro, para insan media dianggap sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan komunikasi publik.
Acara yang dikemas sederhana seperti jagong, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro, Arif Afandy menyampaikan terimakasih atas kehadiran para awak media.
Dengan melihat perkembangan era digital saat ini pihaknya menilai penting dengan melakukan kolaborasi bermitra dengan media massa. Apalagi saat ini tumbuh pesatnya media sosial, ia menambahkan bahwa awak media sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi dengan adaptif, transparan dan akurat yang sampai ke masyarakat.
Bupati Setyo Wahono mengatakan bahwa keberadaan media penting dinilainya penting untuk membangun kepercayaan publik. Untuk itu, ia meminta agar media memberikan informasi yang akurat, edukatif serta tidak menyebarkan berita yang menyesatkan pada masyarakat.
”Media itu bicara dengan fakta dan data yang benar, dengan sumber yang jelas untuk menghindari berita yang dapat membebani masyarakat,” tandasnya.
Dihadapan media, ia juga membahas tantangan dalam mendatangkan wisatawan dan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan saat ini telah dibangun sejumlah fasilitas kesehatan.
Seperti RSUD Sosodoro Djatikoesoemo saat ini telah memiliki berbagai layanan andalan diantaranya fasilitas jantung dan fasiltas lainnya. Dengan perbaikan fasilitas kesehatan tersebut, diharapkan akan menarik masyakarat hingga luar Bojonegoro. Disini peran media penting untuk membantu menyampaikan keyakinan bahwa berobat di Bojonegoro bisa sehat kembali.
” Dalam konteks digital, media diharapkan memanfaatkan platform untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat. Demi kemajuan daerah, kami mengajak teman-teman media untuk mendukung berbagai program yang telah dicanangkan,” jabarnya.
Dibidang pariwisata, Bupati Wahono mengatakan bahwa saat ini proses pendampingan dan penguatan kesiapan Geopark Bojonegoro menuju evaluasi resmi UNESCO Global Geopark (UGGp) yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 - 31 Juli Tahun 2026. Rangkaian kegiatan kunjungan lapangan pra validasi aspiring UNESCO Global Geopark (aUGGp) di Kabupaten Bojonegoro juga telah dilaksanakan 18-19 Juni 2026.
Pra-validasi dilaksanakan untuk meninjau kesiapan kawasan secara menyeluruh, mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperkuat, serta memastikan implementasi prinsip-prinsip UGGp telah terintegrasi dalam tata kelola kawasan di beberapa bidang meliputi konservasi warisan bumi, pendidikan masyarakat, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Ia berharap dukungan pada awak media agar apa yang dicitakan tersebut bisa tercapai.
Kegiatan ditutup dengan pembahasan dialog terbuka yang dilanjutkan bersama para Assiten Pemkab Bojonegoro. Sejumlah pimpinan BUMD dan RSUD Sosodoro Djatikoesomo serta perwakilan dari Pertamina EP Cepu serta EMCL nampak hadir dalam kegiatan tersebut.
· Penulis : Rinna H.
· Editor : Moh. Junni.